Inti Sari Iman Kristen

Iman Kristen adalah iman yang berkeyakinan bahwa Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus telah mendamaikan manusia dosa dengan diri-Nya sendiri. Allah di dalam kasih-Nya menyelamatkan manusia dosa, sehingga manusia dosa itu dapat bersekutu dengan diri-Nya (Harun Hadiwijono).
 
Iman Kristen disebut sebagai pemberian atau anugerah Allah. Artinya melalui karya penyelamatan-Nya yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus Kristus. Iman Kristen merupakan jawaban manusia atas inisiatif dan karya Allah. Pemberian atau anugerah Allah tidak membuat manusia menjadi pasif. Malahan sebaliknya dalam iman, yang Allah berikan kepada nya, manusia aktif (J.L.Ch. Abineno). 
 
Kepercayaan Kristen bukan lah diarahkan kepada sesuatu, melainkan kepada seorang, yakni kepada Dia yang bernama Yesus Kristus. Percaya merupakan hubungan pribadi antara manusia dengan Allah dan hubungan itu dapat diwujudkan dalam memandang kepada Yesus Kristus (G.C. van Nitftrik dan B.J. Boland). 
 
Karl Barth merumuskan bahwa percaya berarti manusia memandang kepada Kristus sebagai Nabi. Nabi yang di dalam-Nya Firman Allah datang kepada manusia. Percaya berarti bahwa manusia memandang kepada Kristus sebagai Imam, yang satu kali untuk selama-lamanya telah mempersembahkan diri-Nya. Percaya berarti bahwa manusia memandang kepada Kristus sebagai Raja, yang mempunyai kuasa memerintah dan juga dan mau melaksanakan kuasa memerintah itu di dalam hidup manusia. 
 
Karl Barth menguraikan Iman dalam tiga dalil yakni: Iman berarti ketika kita menaruh kepercayaan kepada Tuhan Yesus Kristus yang kepada-Nya kita mempercayakan diri kita. Iman juga berarti kita mengetahui, dan mengenal Tuhan Yesus Kristus dengan benar. Dan iman berarti juga mengaku dan memberi kesaksian tentang Tuhan Yesus Kristus. 
 
Dengan demikian inti sari iman Kristen itu terletak dalam dan pada Yesus Kristus. Yesus Kristus Adalah Allah yang menjadi manusia. (FT)
 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *