PERJANJIAN BARU MENGAJAR HANYA ADA SATU ALLAH
Yesus dengan tegas mengajarkan ulangan 6:4, menyebutnya hukum yang terutama (Markus 12:29-30). Perjanjian Baru meyakini pengajaran Perjanjian Lama tentang satu Allah dan secara terbuka mengulang pesan ini dalam banyak kesempatan.
“ Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan” (Roma 3:30).
“ Tidak ada Allah yang lain dari pada Allah yang esa” (1 Korintus 8:4).
“ Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa” (1 Korintus8:6).
“ Sedangkan Allah adalah satu” (Galatia 3:20).
“ Satu Allah dan Bapa dari semua” (Efesus 4:6).
“ Karena Allah itu esa” (1 Timotius 2:5).
“ Engkau percaya, bahwa hanyaada satu Allah saja itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar” (Yakobus 2:19)
Sekali lagi, Alkitab menyebut Allah Yang Kudus ( 1 Yohanes 2:20 ). Ada satu tahta di sorga dan di tahta itu duduk seorang (Wahyu 4:2)